Tampilkan postingan dengan label Oli 10. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oli 10. Tampilkan semua postingan

OLI HIDROLIK

Hydrolube H SAE 10W

Hydrolube H SAE 10W


 Hydrolube H  SAE 10W adalah oli mesin diesel tugas berat, yang diformulasikan dari base oil yang mempunyai viscosity index tinggi dan aditif yang seimbang.


HydroLube H SAE 10W memberikan perlindungan terhadap keausan dan korosi serta efektif dalam mengontrol terbentuknya deposit.

Hydrolube H SAE 10W dapat digunakan untuk pelumasan mesin diesel kendaraan, alat berat, industri maupun perkapalan putaran tinggi jenis turbocharged, supercharged, atau naturally aspirated.

Hydrolube H SAE 10W juga dianjurkan untuk sistem tranmisi dan hidrolik pada mesin tugas berat.


Hydrolube H SAE 10W

Oli SAE 10 (atau 10W) mesin hidrolik sebenarnya hanya digunakan untuk mesin-mesin hidrolik, dan bukan mesin pembakaran internal. Dibawah ini adalah rentang kekentalan oli mesin terkait suhu lingkungan :

Hydrolube H SAE 10W

Mengacu pada gambar diatas, oli 10W hanya bisa digunakan untuk mesin di temperatur -25 hingga 0 derajat Celcius. Kesimpulannya, oli hidrolik tidak bisa digunakan karena terlalu encer.


DISTRIBUTOR OLI HYDROLUBE,SHELL,PERTAMINA TOTAL DLL

www.supplierpelumas.com


Oli untuk alat berat yang optimal

Untuk menjaga agar kondisi alat berat selalu berada pada kondisi prima,maka setiap aspek dalam pengoperasian harus di perhatikan.termasuk halnya perawatan dan pemilihan suku cadang alat berat.salah satunya adalah penggantian Oli.

Berikut adalah hal penting yang harus di perhatikan:

1. Jangan mengoperasikan mesin pada saat temperatur mesin berlebih.Temperatur minyak pelumas         mesin yang berada pada suhu tinggi akan menjadi salah satu pemicu terjadinya kebocoran minyak       pelumas dan mesin.untuk menghindari terjadinya tersebut pastikan untuk mengoperasikan mesin         pada temperatur kerja air radiator pendingin mesin.

arti kode SAE klik DISINI
rangkaian hidraulik Klik Disini
PENGERTIAN SILINDER HIDROLIK

2. Jangan biarkan air atau kotoran mengkontaminasi minyak pelumas.karena air dan kotoran pada          minyak pelumas akan mempengaruhi kemampuan minyak pelumas tersebut.

3. Mengganti saringan oli secara teratur.mengganti saringan oli setiap 250 jam kerja adalah suatu            keharusan yang di sarankan karena kotoran dan benda asing lain akan di saring oleh saringan             oli.Ganti minyak pelumas mengganti minyak pelumas setelah pemakaian dalam waktu tertentu           perlu di lakukan.jangka waktu penggantian pelumas yang normal adalah 500 jam untuk mesin             dengan penguapan natural dan 250 jam untuk mesin dengan turbo charger.jika mengganti di atas         normal  dapat menyebabkan fungsi dari efek pelumas akan berkurang.apabila menggunakan               minyak pelumas kelas CC atau kelas CB,jangka waktunya menjadi separuh dari yang biasanya.

4. Gunakan minyak pelumas khusus.beberapa mesin membutuhkan pelumas yang memiliki sifat-            sifat  sesuai dengan kondisi masing-masing mesin.oleh karena itu minyak pelumas harus sesuai          dengan merek yang di tentukan oleh pabrik.

5. Gunakan minyak pelumas dengan viscositas yang tepat untuk menjamin pelumasan yang baik pada mesin baik SAE 30 atau SAE 10W tergantung dari temperatur atmosfir karena viscositas berubah-ubah tergantung dari suhu.

Oli pelumas untuk alat berat
terlengkap hubungi:
Tlp/WA: 087796403692


produk

Popular Posts