Tampilkan postingan dengan label shell tellus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shell tellus. Tampilkan semua postingan

 

SHELL TELLUS S2 MX 32

Description

Shell Tellus S2 MX 32

High Performance Hydraulic Fluid, Group II Base Oil Technology, Industrial Applications.

Shell Tellus S2 MX fluids are high performance hydraulic fluids based on Group II base oils that provide outstanding protection and performance in most manufacturing and many mobile equipment operations. They resist breakdown under heat or mechanical stress and help prevent damaging deposit formation that can decrease the efficiency of your hydraulic power system.

Performance, Features & Benefits

  1. Long fluid life – maintenance saving. Shell Tellus S2 MX fluids help extend equipment maintenance intervals by resisting thermal and chemical breakdown. This minimizes any harmful sludge formation and provides better reliability and system cleanliness. Shell Tellus S2 MX fluids also have good stability in the presence of moisture, which ensures long fluid life and reduces the risk of corrosion and rusting, particularly in moist or humid environments.
  2. Outstanding wear protection. Tellus S2 MX is designed to meet the demands of hydraulic systems well in to the future, including new specifications such as Bosch Rexroth Fluid Rating RDE 90245 and enhanced extreme pressure performance in the FZG test (FLS 11 at ISO VG 32). It also demonstrates excellent performance in the tough Denison T6H20C (dry and wet versions) and the demanding Eaton Vickers 35VQ25. Shell Tellus S2 MX fluids can help system components last longer.
  3. Maintaining system efficiency. Excellent filterability and high performance water separation, air release and antifoam characteristics all help contribute to maintaining or enhancing the efficiency of hydraulic systems. Optimization of friction characteristics also helps reduce harmful stick-slip effects. An oil cleanliness particle count of ISO 4406 20/18/15 or better (measured at the point of filling) helps reduce the impact of contaminants on filter blocking, allowing both extended filter life and enhancing equipment protection.

Typical Physical Characteristics





Oli shell,shell tellus,tellus 32,distributor oli shell,agen oli shell,Oli Hidrolik

cv.surya gemilang mandiri distributor / agen oli hidraulik


Fungsi Oli Hidrolik


        Sistem hidrolik merupakan suatu bentuk perubahan atau pemindahan daya dengan menggunakan media penghantar berupa fluida cair untuk memperoleh daya yang lebih besar dari daya awal yang dikeluarkan. Dimana fluida penghantar ini dinaikan tekanannya oleh pompa pembangkit tekanan yang kemudian diteruskan ke silinder kerja melalui pipa-pipa saluran dan katup-katup. 
                Adapun  Fungsi utama dari hydraulic fluid (oil) adalah:
1. Transmitting power (Meneruskan Tenaga)
Karena hydraulic fluid tidak dapat dikompres, sekali hidrolik sistem ter-isi dengan fluida, seketika itu juga meneruskan power dari satu area ke area yang lain. Akan tetapi bukan berarti semua fluida mempunyai efisiensi yang sama dalam meneruskan power, sebab masing-masing fluida mempunyai sifat khusus sendiri-sendiri. Pemilihan hydraulic fluid yang benar tergantung dari pemakaian dan kondisi pengoperasian.


2. Lubricating (Melumasi)
Hydraulic fluid (oil) harus bisa melumasi komponen-komponen yang bergerak dalam sebuah hidrolik sistem. Komponen-komponen yang berputar atau meluncur harus bisa berfungsi dengan baik tanpa harus bersentuhan dengan komponen yang lain. Hydraulic oil harus bisa mempertahankan oil film di antara dua permukaan untuk mencegah gesekan, panas dan keausan.

3. Sealing (Menutupi)
Banyak komponen-komponen hidrolik di-design dengan menggunakan hydraulic oil dari pada mekanikal seal dalam komponen. Viskositas (kekentalan) dari oil akan membantu menentukan kemampuannya untuk melapisi.
4. Cooling
Hidrolik sistem menghasilkan panas bila sedang mengubah mekanikal energi ke hidrolik energi atau sebaliknya, Pada saat oil bergerak melalui sistem, panas akan merambat dari komponen-komponen yang lebih hangat ke cooler. Oil akan memberikan panas tersebut ke reservoir atau cooler yang telah di-design untuk menjaga oil temperature tidak melebihi batas.

5. Cleaning
Fungsi lain dari oil adalah membersihkan. Meskipun pada hidrolik tank sudah ada filer screen, bukan tidak mungkin kotoran debu akan masuk ke dalam sistem. Kotoran-kotoran ini akan dibawa oleh oil menuju ke tangki yang kemudian akan ditangkap oleh filter yang ada di dalam tangki.

Selain fungsi-fungsi tersebut di atas cairan hidrolik (oil) juga bisa mencegah karat dan korosi pada komponen-komponen metal, mencegah oil membentuk buih dan oksidasi, memisahkan udara, air serta kotoran yang lain dan juga menjaga oil dari perubahan temperature yang besar.

HIDRAULIC OIL
SHELL TELLUS 32/ 46/ 68/ 100
SHELL TELLUS T 32/ T 46/ T 68
SHELL MORLINA 10/ 22/ 32
SHELL MORLINA 100/ 150/ 220/ 320
SHELL MORLINA T 100
SHELL MORLINA T 460

produk

Popular Posts