Oli Hidrolik ( hydraulic oil )
Pada oli hidrolik mempunyai kekentalan dan klasifikasi sebagaimana oli mesin hanya tidak dinyatakan dalam angka SAE atau kode API service oli hidrolik mempunyai sifat-sifat
  1. Tidak bisa dimampatkan ( Uncompressible ).
  2. Mudah mengalir ( Fluidity ).
  3. Mempunyai sifat Fisika dan kimia yang stabil.
  4. Mempunyai sifat melumasi.
  5. Menjaga terjadinya karat.
  6. Bersifat mudah menyesuaikan dengan tempat.
  7. Harus dapat memisahkan kotoran.
Kerusakan oli.
Terjadinya kerusakan pada oli disebabkan antara lain oleh :
Kontaminasi : Kerusakan oli karena ada pengaruh dari luar oli tersebut.
Deteriorasi : Kerusakan karena pengaruh dari dalam oli itu sendiri.
Terjadinya kerusakan pada kualitas oli akan menyebabkan kerusakan pada komponen dan terganggunya sistem. Cairan yang paling baik adalah oli hidrolik. Oli ini dirancang untuk memiliki semua sifat-sifat yang diperlukan di atas. Kekentalan adalah sifat oli yang harus diperhatikan. Viscosity adalah kemampuan fluida untuk mengalir dalam suatu selang waktu yang telah ditentukan. Satuan untuk kekentalan adalah centistokes atau SSU.
KEKENTALAN & VISCOSITY
viskositasApabila suatu cairan lebih sulit mengalir dibandingkan cairan lain maka cairan tersebut memiliki viscositas yang tinggi.
kekeantalan vs viskositasViscositas ini sangat bergantung pada perubahan temperature. Oli yang baik tentunya diharapkan memiliki viscositas yang tidak banyak berubah terhadap temperature. Didalam system hidrolik jika oli yang digunakan tidak sesuai dengan persyaratan yang ditentukan oleh system hidrolik tersebut akan menimbulkan kerusakan-kerusakan atau gagal beroperasi. Misalnya jika oli terlalu encer maka akan terjadi kebocoran-kebocoran pada seal-seal. Jika oli terlalu kental maka kerja pompa hidrolik terlalu berat yang pada akhirnya akan merusak system
viscosity index
Viscosity index adalah ukuran relative besar kecilnya perubahan viscositas terhadap temperature. Jika oli tersebut mudah berubah kekentalanya berarti oli ini memiliki viscositas index yang rendah. Sebaliknya jika oli tersebut kekentalannya lebih stabil terhadap perubahan temperature maka oli ini memiliki viscosity index yang tinggi.